Jayapura, 22 Juni 2026 – Wakil Menteri Dalam Negeri, Bapak Dr. Bima Arya Sugiarto, S.Ip., M.A. menyelenggarakan kegiatan bedah buku Babad Alas, pada Senin (22/6). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus tersebut dihadiri oleh Civitas akademika IPDN Kampus Papua serta Satuan Praja Muda Angkatan XXXV Program Studi Politik Indonesia Terapan.

Acara bedah buku dipandu oleh Dr. Drs. Gasper Liauw, M.Si. selaku moderator. Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif, dengan pembahasan yang tidak hanya mengulas isi buku Babad Alas, tetapi juga mengangkat berbagai nilai kepemimpinan, pengabdian, serta pentingnya membangun karakter aparatur pemerintahan yang adaptif terhadap perubahan.

Dalam pemaparannya, Dr. Bima Arya Sugiarto, S.Ip., M.A. menjelaskan bahwa Babad Alas lahir dari refleksi perjalanan, pengalaman, dan pembelajaran kepemimpinan yang diperolehnya selama mengabdi di berbagai bidang. Ia mengajak para praja untuk memandang kepemimpinan sebagai proses pembelajaran yang berkelanjutan, yang menuntut keberanian mengambil keputusan, membangun kolaborasi, serta tetap berpegang teguh pada integritas dalam setiap situasi.

Pada kesempatan tersebut, Dr. Bima Arya Sugiarto, S.Ip., M.A. juga membagikan pengalaman ketika memimpin Kota Bogor selama dua periode atau sekitar sepuluh tahun sebagai Wali Kota Bogor. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menyusun program, tetapi juga oleh konsistensi dalam pelaksanaan, komunikasi yang efektif dengan masyarakat, serta kemauan untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan publik.

Melalui sesi dialog bersama peserta, Dr. Bima Arya Sugiarto, S.Ip., M.A. juga memberikan motivasi kepada para praja agar senantiasa memperkuat kapasitas diri, memperluas wawasan, serta menjadikan pengalaman dan literasi sebagai bekal dalam menghadapi dinamika penyelenggaraan pemerintahan di masa depan. Ia menegaskan bahwa seorang pemimpin harus mampu menjadi pembelajar sepanjang hayat, berani menghadapi perubahan, dan selalu mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap kebijakan yang diambil.

Kegiatan bedah buku ini diharapkan menjadi media untuk memperkaya wawasan akademik sekaligus memperkuat budaya literasi di lingkungan IPDN Kampus Papua. Selain itu, kehadiran Wakil Menteri Dalam Negeri memberikan inspirasi bagi para praja agar mampu mempersiapkan diri menjadi aparatur sipil negara yang profesional, berintegritas, serta memiliki kepemimpinan yang visioner dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *